Home | Info baru | Cerita Berita | Artikel | Intermezzo | Temuan/Kehilangan | Jual/Beli | Tempat Menarik | MEMBER BARU |     LOGIN
Products
Artikel
Berita dalam Cerita
Intermezzo
Daftar tempat
Pasang iklan
Tentang Inovassi
Peta Situs
Inovassi Polling
Apabila ada bencana sekitar anda dan saat itu anda tidak bersama keluarga
Selamatkan diri, yakin pasti mereka melakukan yang sama
Selamatkan diri dan mencari tahu kondisi mereka
Selamatkan diri dan meminta bantuan orang utk mencari mereka
Selamatkan diri dan kalau mungkin baru mencari mereka
Langsung mencari mereka sampai ketemu, hidup ataupun mati
Hasil
Event
Olah Raga

IABC President's Golf Day Program

Seni lukis
Between Techniques and Instictive Framing: 9 Windu Jeihan
Musik
Concert: "Libertas: A Tribute to Universal Freedom and Human Rights"
Seni lukis
Pameran Biennale Pertama Seni Lukis Tradisional Bali 'Pita Prada'
Teater
lakon klasik dari Tiongkok 'Sampek Engtay' di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki
Seni lukis

The Dining Room / White lies.

Seni lukis

Kompleksekali

Musik

Jazz "Mben" Senen

Film

Film-film karya sutradara Iran

Seni Rupa
Ceramah Dadang Christanto
Seni Tari

Tari Kreativitat Dance-Indonesia

Seni Rupa

Biennale Anak 2010

Seni Rupa
pameran Candi Prambanan dan Candi Sewu
Musik
Inti Cerita | Cari Cerita
 
Inovassi.com, Sabtu, 19 September 2009 06:35:22 WIB

Air Piano temuan baru bermusik

Kita sudah tahu alat musik piano, dengan jejeran tombol nada secara gradual dari mulai oktaf terendah disebelah kiri sampai oktaf tertinggi disebelah kanan.  Puluhan tahun cara yang sama tidak berubah.  Bahkan saat diciptakan Organ yang dapat dikatakan Electronic Piano, juga menggunakan konsep yang sama tetapi dengan jajaran tombol nada yg lebih pendek plus pre-defined rythm yang siap pakai untuk memudahkan anda membuat musik.

Kini ada temuan baru yang dinamakan Air Piano.  bentuknya lebih sederhana daripada organ, akan tetapi lebih futuristik karena terlihat seolah suatu papan datar tanpa tombol apapun dengan panjang hanya sekitar 1 meter dan lebar 20cm.

Alat ini bekerja dengan sensor Infra Merah Pasif.  Cara memainkannya hampir mirip dengan Piano hanya saja kita tidak perlu menyentuh alat tersebut melainkan cukup dengan melayangkan (bukan menyentuh) tangan diatas papan nada dan Air Piano akan memainkan nada sesuai lokasi tangan anda.  Jajaran nada yang disediakan hanya 1 oktaf.

Walau hanya selebar itu Air Piano dapat dimainkan sampai 3 oktaf? aneh bukan? bagaimana caranya? Seperti dikatakan tadi nada yang dimainkan adalah berdasarkan lokasi dimana kita melayangkan tangan dan sensor dapat melihat lokasi tangan baik secara horisontal (untuk naik turun satu nada) maupun vertikal (naik turun satu oktaf).

Air Piano juga dilengkapi irama yang siap digunakan.  Sayang tidak dijelaskan berapa banyak irama yang tersedia.  Untuk mengetahui cara memainkannya silakan klik disini.

Komentar:
Wah inovatif ya, kini kita dapat main piano yang bekas dimainkan orang tanpa perlu khawatir menyentuh bakteri bekas orang tsb yang mungkin menempel di papan nada. hehe..

Sumber: www.youtube.com
  Komentar (0) | Komentar | Lihat Semua Komentar
http://
 
http://www.datareka.co.id
 
http://