Home | Info baru | Cerita Berita | Artikel | Intermezzo | Temuan/Kehilangan | Jual/Beli | Tempat Menarik | MEMBER BARU |     LOGIN
Products
Artikel
Berita dalam Cerita
Intermezzo
Daftar tempat
Pasang iklan
Tentang Inovassi
Peta Situs
Inovassi Polling
Apabila ada bencana sekitar anda dan saat itu anda tidak bersama keluarga
Selamatkan diri, yakin pasti mereka melakukan yang sama
Selamatkan diri dan mencari tahu kondisi mereka
Selamatkan diri dan meminta bantuan orang utk mencari mereka
Selamatkan diri dan kalau mungkin baru mencari mereka
Langsung mencari mereka sampai ketemu, hidup ataupun mati
Hasil
Intermezzo » Info menyesatkan / Hoax
Arsip Info menyesatkan / Hoax | Indeks Intermezzo
 Next
Inovassi.com, Kamis, 03 Desember 2009 10:59:24 WIB

Lilin pada apel tidak berbahaya

Oleh: Inovassi
 

Pernah ada email yang mengatakan agar kita berhati-hati memakan buah apel yang mengkilap (bahasa gaulnya: kinclong) karena kilap apel itu sebenarnya bukan dari kulit apel melainkan karena lapisan lilin (wax) yang dipoles pada permukaan apel agar tampak segar dan memikat.  benar demikian? benarkah kilap apel itu karena lilin dan berbahaya bagi manusia?  untuk mengetahui jawabannya silakan baca informasi berikut:

Apabila anda sedang berada di kebun apel, coba petik satu apel langsung dari pohon lalu gosokan apel tersebut pada baju anda (atau pada kain).  Lihat apa yang terjadi, perhatikan bahwa apel tersebut menjadi mengkilap bukan? padahal cara yang sama bila kita lakukan pada mangga, jeruk, dukuh tidak akan membuat kulit buah-buahan tersebut menjadi mengkilap.  Kalau kilap apel bukan terjadi karean gosokan kain lalu darimana kilap tersebut? ternyata kilap tersebut adalah dari kulit apel itu sendiri yang memang mengandung lilin yang lalu karena digosok maka mengkilapkan kulit apel.

Mengapa kulit apel mengandung lilin? subhanallah, ternyata lilin tersebut berguna untuk melindung kadar air yang memang banyak didalam buah apel.  Tanpa lilin maka buah dan sayuran akan kehilangan kelembaban dan kadar airnya akan terus keluar dari pori2 kulit apel sehingga lama kelamaan buah tersebut menjadi lembek dan kering.

Setelah dipanen maka apel dicuci dan dibersihkan dengan cara disikat untuk membuang segala kotoran yang menempel pada kulitnya dimana tentu proses ini akan menghilangkan lapisan lilin natural tersebut.  Untuk tetap menjaga kesegaran apel maka pengemas apel pasti akan melakukan pemolesan lilin kembali pada apel tersebut.  Namun lilin tersebut bukanlah sembarang lilin seperti yang kita temukan seperti lilin penerang, lilin pemoles kendaraan dll.  Lilin yang digunakan adalah commercial grade wax atau food grade wax.  Dimana sekitar setengah kilogram lilin dapat digunakan untuk memoles sampai sekitar 160.000 buah atau sekitar 2 tetes lilin sudah cukup untuk melapisi 1 apel.

Pelapisan dengan lilin pada buah dan sayuran telah dilakukan sejak 1920.  Dimana bahan dari lilin tersebut terbuat bukan dari proses kimiawi melainkan dari bahan alami seperti Carnauba Wax, daun Palem Brasil, Candellia Wax, dari tanaman sejenis Euphorbia, Shellac jenis food grade yang terbuat dari sejenis kumbang di India dan Pakistan.  Bahan lilin tersebut juga yang dibuat untuk melapisi permen dan roti-rotian.  Anda sering melihat batang coklat berwarna mengkilap bukan? Itu juga bisa karena dilapisi lilin ini.  Kini anda tahu mengapa batang coklat akan melumat di mulut tapi tidak lumer di tangan.

Di amerika bahan lilin tersebut harus disertifikasi keamananan (untuk dikonsumsi) oleh badan yang khusus mengurusi konsumsi yaitu FDA (Food and Drug Administration).

Lilin komersial ini tidak mudah dihilangkan karena tetap melekat setelah buah dibersihkan tapi kalau diinginkan dapat dibersihkan dengan cara digosok dengan sikat utk sayuran pada air hangat-hangat kuku.  Menghilangkan lilin dengan mencuci dengan detergen sangat tidak dianjurkan.

Kini kita tahu bahwa memang benar apel dilapisi lilin tetapi dari jenis yang aman untuk dikonsumsi.  Dengan demikian peringatan yang berkesan paranoid bahwa lapisan pada apel berbahaya dapat dikatakan sebagai "Hoax" belaka.

Walau demikian sepertinya tetap perlu berhati-hati bila membeli buah dari daerah yang melakukan pemolesan lilin menggunakan bahan yang berbahaya (bukan food grade), untuk itu lebih baik pastikan anda selalu hanya memilih buah dari tempat yang sudah terkenal kebersihannya.  Mungkin yang perlu diperhatikan adalah yang dari negara asal China, karena ada beberapa bukti bahwa makanan dari China diproses dengan cara yang tidak mengutamakan kesehatan bahkan berbahaya bila banyak dikonsumsi oleh manusia.

Informasi ini disampaikan agar meluruskan sesuatu yang terkesan sebagai paranoia tanpa alasan dan tanpa maksud membela suatu pihak tertentu.  Semoga informasi ini tidak salah.  Apabila anda ada masukan atau tambahan informasi untuk lebih meluruskan mengenai ini silakan sampaikan.

Komentar:
Setelah membaca ini anda mungkin terinspirasi agar handphone anda awet bukan? cukup gunakan dengan baik dan dirawat tapi jangan sampai anda lapisi ponsel itu dengan lilin.  hehehe

Sumber: Berbagai info
  Komentar (0) | Komentar | Lihat Semua Komentar